Membaca cepat: Teknik yang Tepat dan Bermanfaat

>> 01 Januari 2010


Judul EBook       : Speed Reading For Beginners: Panduan Membaca Lebih Cepat, Lebih Cerdas, dan Pemahaman yang Lebih Baik
Pengarang          : Muhammad Noer

Jumlah halaman: 98 halaman
Harga                    : Gratis

Sambil membaca, saya biasanya membuat peta pikiran secara cepat. Jadi saya ingin membaginya melalui blog ini. 

Ini komentar saya di blog mas Muhammad Noer:
"Seandainya ebook ini dijual pun, saya yakin banyak orang akan mau membelinya. Tapi ini adalah karya amal yang amat sangat bermanfaat dan bisa mendatangkan pahala yang tak putus2nya di alam berikutnya nanti. Amin. Terlebih bagi saya dosen yang harus terus belajar, dokter yang emailnya terbanjiri oleh jurnal-jurnal kedokteran, dan ibu yang tersita waktu untuk mengasuh anak-anak. 
Kalau mind map saya sudah sering membuat sejak mahasiswa. Tapi pertanyaan di awal buku, "Apakah Anda sering membeli buku namun akhirnya banyak yang belum sempat terbaca?" itu Gue banget:-) 
Saya biasa membaca secara ngemil dimana saja termasuk di antrian, sambil menyusui, atau momong anak. Jika dulu saya ngemilnya satu genggam, sekarang bisa satu kantong bahkan lebih hehehe. Inbox jurnal kedokteran saya juga sudah tidak lagi 978 unread message in medical journal folder.
Agar buku ini lebih banyak dibaca orang, saya meletakkan linknya di blog saya.
Makasih mas noer, semoga blog post saya lebih banyak lagi dengan bantuan Anda..."

Untuk melihat komentar-komentar lainnya dan mendownload bukunya secara GRATIS, klik disini

Oke, enjoy your reading...  and here is the map of the book (Click to view a larger picture)


Persiapan Menikah: Sebuah Buku Rujukan


Judul Buku          : Pengantin Al Qur’an: Kalung Permata Buat Anak-anakku
Pengarang          : M. Quraish Shihab
Penerbit              : Lentera Hati
Tahun Terbit      : 2007 (Cetakan VII 2009)
Jumlah halaman: 203 halaman
Harga                    : 50.000-63.000

Saya membaca buku ini secara ekstra cepat tak sampai 1 jam karena harus segera saya bungkus dan diberikan sebagai hadiah pernikahan teman saya se-organisasi. Saya beli atas rujukan teman-teman ibu saya ketika saya kebingungan mau memberi hadiah apa. Dan ternyata buku yang merupakan cindera mata di setiap kali pak Quraish Shihab "mantu" anak-anaknya ini laris manis dan telah dicetak berulang kali. Here is the mind map of this book and its gems (Click to view a larger picture):




“Pasangan adalah benteng sekaligus pendukungnya, bahkan menjadi representasi dirinya “di luar”, dalam menghadapi aneka situasi. Tidak ada istilah “problemaku” yang ada adalah “problema kita berdua”. Dengan demikian, kebersamaan dalam ikatan perkawinan merupakan puncak penyatuan jiwa, akal, harapan, dan cita-cita. Itulah mengapa perkawinan dinamai nikah yang arti harfiahnya adalah penyatuan.”

 “Al Arwah junud mujannadah. Fama ta’arrafa minha i’talafa, wa ma tanakara minha ikhtalafa. Hati manusia masing-masing memiliki kesatuannya. Yang saling mengenal akan menyatu, dan yang berseteru akan berpisah.” (HR Muslim Min Abi Hurairah)

“Betapa Allah mengatur kodrat masing-masing seperti itu dalam rangka menunjang keberpasangan pria dan wanita serta menyukseskan tugas yang berada di pundak mereka.”

“Masing-masing membawa dalam dirinya potensi cinta sejati. Sehingga masing-masing dapat memberi dan menerima cinta sejati. Walaupun terdapat perbedaan kodrati dalam bidang seks , maupun dari segi respon dan dampak2nya, namun harus diakui bahwa keduanya membutuhkannya.”

“Jika seorang wanita bekerja dan bersaing dengan seorang lelaki dalam bidang pekerjaan untuk mencapai sukses masing-masing, maka ketika mereka kawin, persaingan itu luluh digantikan oleh kerja sama tanpa persaingan, bukan demi mencapai sukses masin-masing, tapi sukses bersama.”

“Karena cinta dan demi cinta langit dan bumi diciptakan.  Dan di atas dasarnya makhluk diwujudkan. Demi cinta seluruh planet beredar dan dengannya pula semua gerak mencapai tujuannya serta bersambung awal dan akhirnya. Dengan cinta semua jiwa meraih harapannya dan mendapatkan idamannya serta terbebaskan dari segala yang meresahkannya.” (Ibnul Qayyim Al Jauziyah)

“Seandainya waktu hidup tinggal 5 menit lagi untuk mengatakan sesuatu. Maka semua telepon umum akan dipenuhi orang-orang yang menelepon orang lain untuk mengatakan padanya “Aku Cinta Padamu” (Christopher Morly)

“Namun agaknya tidak jauh dari kebenaran pandangan yang menyatakan cinta adalah “Dialog dan pertemuan dua  ‘aku’ serta hubungan timbal balik yang melahirkan tanggung jawab antara kedua aku tersebut.”

“Cinta sebelum mencapai puncaknya memiliki banyak fase. Fase pertama adalah kedua belah pihak merasakan ada atau tidaknya kedekatan antara mereka berdua. Ia dapat meningkat menjadi pengungkapan diri (self revelation). Fase ketiga melahirkan saling ketergantungan (mutual dependencies). Kemudian fase ke empat, yaitu pemenuhan kebutuhan pribadi kekasihnya”

“Setiap perasaan betapapun agung dan luhurnya, tetap mengandung benih-benih perasaan yang bertolak belakang dengannya. Perasaan mempunyai logika yang berbeda dengan logika akal. Akal tidak menggabung dua hal yang bertolak belakang, tapi tidak demikian hati. Karena itu tidak ada cinta tanpa benci. Tidak ada pula rahmat tanpa kekejaman.” (Hamid Thaha al Khaysyab, Prof Psikologi Al Azhar Univ)

Ingat! Kita harus membedakan dua macam kecemburuan. 1) yang melahirkan upaya memelihara keutuhan rumah tangga dan membendung segala yang menghancurkannya, dan 2) cemburu yang lahir dari ulah orang ketiga yang berusaha merebut simpati dan kasih pasangan. Jika demikian, ada cemburu yang beralasan dan ada yang tidak beralasan.”

“Perhatikanlah tempat-tempat dimana mata suamimu (atau istrimu—pen.) dapat tertuju dan hidungnya dapat menghirup! Jangan sampai matanya tertuju pada sesuatu yang buruk pada dirimu. Dan jangan pula hidungnya mencium, kecuali harum semerbak darimu. Sesungguhnya sebaik-baik parfum adalah air. (Wa in athyab al thib al ma’)” Demikian dua dari sepuluh nasehat seorang ibu pada anaknya. Penelitian-penelitian membuktikan bahwa mata dan hidung mempunyai peran penting dalam menyuburkan dan menghangatkan cinta.”

 “Peneliti Switzerland, Andrias Bartles, yang melakukan penelitian di College London, menemukan keserupaan antara pengaruh cinta yang tak terkendali terhadap wilayah kesadaran manusia—menemukan keserupaan—dengan pengaruh obat-obat adiktif.”

“Bila Anda ingin membangun mahligai rumah tangga yang kukuh, maka Anda harus menciptakan kondisi buat akal batin Anda agar dapat terbuka sehingga mencerna hal-hal lain selain cinta, sehingga akal Anda dapat ikut berpartisipasi dalam menetapkan neraca yang benar di tengah-tengah ombak dan gelombang cinta yang sedang melanda itu.” (Sir Carter Scot dikutip dalam bukunya yang diterjemahkan dgn judul AL Hub Li’bah/Cinta adalah permainan). “Rasulullah: Cintailah kekasihmu secara wajar dst”

“Puncak cinta adalah cinta nabi saw kepada Khadijah r.a. Cinta sejati dan kesetiaan mencintai diukur setelah perkawinan. Bahkan lebih terbukti ketika kepergian yang dicintai. Kendati nabi muhammad sangat mencintai aisyah, namun cinta beliau kepada ibu Khadijah melebihi cinta pada Aisyah, bahkan melebihi semua cinta yang dikenal umat manusia terhadap lawan seksnya.”

“Manusia menyadari bahwa hubungan yang dalam dan dekat dengan pihak lain akan membantunya mendapatkan kekuatan dan membuatnya lebih mampu menghadapi tantangan.”

“Perlu dicatat bahwa sakinah, bukan sekedar apa yang terlihat pada ketenangan lahir, yang tercermin pada kecerahan air muka, karena yang ini bisa muncul dari keluguan, ketidaktahuan, atau kebodohan. Tapi sakinah terlihat pada kecerahan air muka yang disertai dengan kelapangan dada, budi bahasa yang halus, yang dilahirkan dari ketenangan batin akibat menyatunya pemahaman dan kesucian hati, serta bergabungnya kejelasan pandangan dengan tekad yang kuat.”

“Dalam urusan perkawinan, ada sistem yang ditetapkan-Nya. Ia bisa langgeng dan bahagia, bila pasangan bersangkutan mengikuti sistem yang ditetapkan-Nya untuk kelanggengan dan kebahagiaannya.”

“Tiga tali temali pengikat perkawinan: Mawaddah, Rahmah, dan Amanah.”

“Pakar mengemukakan enam tahap yang harus dilalui suami istri untuk mencapai kehidupan rumah tangga yang sakinah dan yang dihiasi oleh mawaddah wa rahmah: 1) Tahap Bulan madu, 2) Tahap gejolak, 3) tahap perundingan dan ‘negosiasi’, 4) Tahap penyesuaian dan integrasi, 5) tahap peningkatan kualitas kasih sayang, dan 6) tahap kemantapan.”

“Dalam kehidupan rumah tangga, keseimbangan dapat bermacam-macam: keseimbangan antara hak dan kewajiban suami, antara hak dan kewajiban istri, antara hak dan kewajiban suami dengan hak dan kewajiban istri, keseimbangan dalam take and give, kesimbangan dalam mencintai diri dan mencintai orang lain, kesimbangan pemasukan dan pengeluaran, antara kemampuan dan keinginan, antara sarana dan tujuan, antara tugas dan cinta, dll”

“Petuah leluhur mengenai perlunya empat persamaan dan satu perbedaan: Sama-sama hidup, sama-sama manusia, sama-sama dewasa, sama-sama cinta, bedanya hanya satu laki-laki, lainnya perempuan.”

“Indikator sukses perkawinan sebelum menikah: tingkat pengenalan (lumayan), kemampuan penyesuaian, perbeaan umur, umur ketika kawin, keterkaitan dengan ayah, keterkaitan dengan ibu, pelaksanaan sholat, konflik dengan ayah/ibu, perhatian terhadap disiplin (tidak terlalu ketat), tingkat pendidikan, masa pertunangan, kawan-kawan, kebahagiaan masa kecil, kebahagiaan ibu/bapak, cara perkawinan, kemampuan intelektual (setingkat), pekerjaan, organisasi, tabungan (ada walau sedikit), pengetahuan tentang seks, hubungan seks (tidak ada).” (ernest dkk dalam buku The Family from traditional to companionship)à barat!!

Indikator setelah menikah: anak-anak, konflik tentang aktivitas tidak ada, tingkat ekonomi cukup, pekerjaan suami (teratur dan tetap), pekerjaan istri (kalau ada, disetujui suami), persamaan suami/istri (kemitraan/sejajar), kemampuan intelektual, pekerjaan suami (konsen dalam satu garis jelas), kepribadian dapat diterima, hubungan seks, hasrat seksual (seimbang), respon tehadap seks (menyenangkan/sangat menyenangkan).”

“Tolok ukur kebahagiaan perkawinan:
1)      Bila isi hati terdalam: aku ingin hidp dengan pasanganku sampai akhir hidupku
2)      Bila ingin pasangannya selalu ikut bersamanya dalam segala kesenangan, betapapun kecilnya
3)      Bila dari hari ke hari bertambah kenangan indah dalam hidup mereka serta melalui selalu ingin memberi dan menerima sebagai bentuk pemeliharaan dan perhatian
4)      Bila salah satu memberi, maka ia merasa pada saat yang sama ia juga menerima
5)      Bila saat tidur di pembaringan, masing-masing merasakan ketenangan.”

Masa Kehamilan: Keajaiban-keajaiban dan Kiat Sukses Melahirkan

>> 15 November 2009



Judul buku          : Magical Beginning: Panduan Holistik Kehamilan dan       
                               Melahirkan
Judul Asli             : Magical Beginnings: Enchanted Lives: A Holistic Guide to Pregnancy and Childbirth
Pengarang          : Deepak Chopra, MD, Ph.D
Penerbit              : Kaifa
Tahun terbit       : 2006
Jumlah hlmn      :330 halaman




It’s really magic..! Ya, kehamilan memang menakjubkan. Ketika membaca buku ini pada masa kehamilan saya, saya sering dibuat terheran-heran, terkagum-kagum, cekikikan, bahkan terbahak-bahak, misalnya ketika diberitahu bahwa suara ibu paling mudah dikenali janin dan nyanyian ibu terdengar oleh janin lebih keras dari suara yang lain, 80 desible, dan itu artinya sama kerasnya dengan dering telepon atau desing penyedot debu J.. Padahal, saya senang menyanyi (pasti bayi saya sudah menutup telinga hehehe). Juga bahwa janin bisa mencium bau ibunya. Wuah, kalau saya lagi males mandi gimana tuh ya hehehe.

Saya menghabiskan waktu satu jam lebih untuk memilih mana buku kehamilan terbaik di antara puluhan buku kehamilan yang dikarang oleh buanyaaak penulis luar maupun dalam negeri. Dan itu tidak sulit bagi saya ketika saya akhirnya menemukan buku ini, karena saya sudah mengenal Dheepak Copra, ahli kesehtan dan spiritualitas yang sudah mengarang 40 lebih buku, 100an audiobook/CD, bahkan selusin bukunya bercokol di New York Time best seller (beberapa di antaranya saya miliki). Buku ini membuat saya bersedia setiap hari menulis email untuk janin saya, selalu dengan kalimat pembuka, “Malaikatku tersayang...”. Andai saja Copra tahu dan menambahkan penjelasan-penjelasan/pandangan tentang kehamilan, bayi, dan konsep anak dalam islam (di samping local wisdom-local wisdom yang telah dikemukakan), mungkin akan lebih keren lagi..

Ini beberapa komentar di bukunyaa:
“Panduan holistik menuju kehamilan yang dijalani dengan sepenuh kesadaran; belum pernah dijelaskan dalam buku medis kehamilan manapun. Sangat bermanfaat bagi calon orang tua yang menginginkan masa kehamilan yang penuh makna.” (Pujiastuti Sindhu, Guru Yoga)

“Bimbingan berharga bagi yang sedang menantikan kehadiran buah hati tentang bagaimana mengelola kehamilan, kelahiran, dan perawatan pasca melahirkan, baik dari segi fisik, mental, maupun spiritual. Tambahan wawasan yang menyegarkan.” (dr. Puti Rita Liswari, M.Sc., M.Kes, Direktur Integrated Health Center/Pusat Kajian Kesehatan Keluarga)

Selamat membaca.. Here is the gem of the book..

“Anda dan bayi Anda senantiaa berbagi molekul dan pengalaman. Pertukaran informasi yang dinamis dan membawa pesan kimiawi ini adalah kode komunikasi antara hati dan pikiran Anda dengan hati dan pikiran bayi Anda.”

“Pilihan-pilihan yang Anda buat sebagai seorang ibu adalah kunci bagi sebuah awal yang terbaik. Dan kesadaran Anda yang luas adalah kunci bagi putusan-putusan terbaik.”

“Kepedulian, persatuan, dan cinta akan menjamin bahwa anak-anak kita akan memahami diri mereka sebagai makhluk-makhluk spiritual yang luar biasa seperti diri mereka sesungguhnya.”

“Ketika pikiran sedang jernih, Anda dapat melihat Jauh ke dalam hati nurani.” (Steven Levine) “Ketika mata manusia terbuka, mereka melihat panorama di dunia luar. Ketika mata manusia tertutup, mereka melihat panorama dengan mata batin mereka. Manusia menghabiskan banyak waktu untuk melihat beragam panorama di luar. Namun, sama banyaknya yang bisa dilihat dengan panorama batin. (Michale dan nancy Samuel)

“Riset psikologi menunjukkan bahwa sistem saraf otonom yang bertanggung jawab mengatur fungsi psikologis spontan, bereaksi terhadap peristiwa khayalan maupun peristiwa yang kita ingat seolah-olah mereka benar-benar sedang terjadi di dalam dunia bentuk dan fenomena yang sesungguhnya.” (Teknik inilah yang saya gunakan untuk mendekatkan suami saya yang berada di luar negeri dan hanya bertemu setahun sekali. Ia benar-benar seperti selalu ada di dekat saya—penulis blog)

“(Dalam keadaan stres/tidak nyaman) Sang bayi yang belum lahir mengaktifkan respon melawan atau lari, tapi sayangnya ia tak mampu lari atau melawan sumber ketidaknyamanan tersebut.” (Kasihan ya hehehe—penulis blog) “Lakukan yang terbaik untuk menghindari bunyi-bunyian yang berulang dan menekan, karena polusi bunyi yang negatif berdampak bagi ibu dan bayi.”

“Tekanan terhadap pemijatan di luar janin mengubah aktivitas dan denyut jantungnya. Dan pada bulan keenam, janin di dalam rahim sama pekanya terhadap sentuhan seperti bayi berusia satu tahun.”

“Rahim adalah tempat yang cukup gelap, tetapi sedikit cahaya dapat menembus ke dalamnya. Banyak bukti menunjukkan bahwa 2-10% cahaya luar mampu mencapai mata janin yang belum sempurna. Rangsang visual janin ditentukan oleh apa yang Anda lihat. Kami benar-benar mendorong Anda untuk secara teratur mencari gambar-gambar yang menyenangkan.”

“Sejumlah studi menunjukkan bahwa seorang bayi yang belum lahir akan menambah atau mengurangi makanan atau minuman yang ditelan berdasarkan rasa ketuban, bahkan sepertinya menyukai rasa manis.”

“Bayi mampu mengingat bau dalam rahim. Setelah dilahirkan, jika bayi boleh memilih antara mengisap puting payudara ibu yang belum dibasuh, yang mengeluarkan cairan yang baunya mirip ketuban, atau payudara yang telah dibasuh, maka lebih dari 75% bayi akan memilih payudara dengan bau ketuban yang sudah ia kenal.”

“Apa yang kau lihat itulah engkau”. “You are what yu eat.”, dll. Pada dasarnya mereka semua ungkapan-ungkapan mengatakan hal yang sama: “Pengalaman-pengalaman kita membentuk diri kita.” “Setiap persepsi indrawi dan reaksi emosional yang terkait dengannya mengubah unsur-unsur kelistrikan dan kimia di tubuh kita.”

“Berjanjilah untuk memberi janin Anda bunyi-bunyian yang menyehatkan dengan dosis yang cukup dan teratur. Meskipun “efek mozart” masih diperdebatkan, banyak informasi bahwa musik dapat menenangkan tubuh, pikiran, dan jiwa Anda.”

“Tiga hal yang dapat membuat Anda kehilangan keseimbangan: Pertama, Gejolak pikiran yang berlebihan (Vata/Angin), Kedua, perasaan frustasi dan marah (Pitta/Api), serta ketiga, malas dan tidak melakukan apa-apa (Kapha/Bumi). Anda dapat menggunakan musik untuk menyeimbangkan dalam ketiga situasi ini.”

“Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa wanita hamil yang dipijat, tidur lebih nyenyak dan mengalami tingkat ketegangan dan depresi yang lebih rendah.” (Belajar &  Latihan memijat sendiri yach.. termasuk memijat perineum juga loh (antara vagina dan anus)

 “Sebuah penelitian menakjubkan dilakukan tahun 70an oleh TGR Bower yang menunjukkan bahwa pada usia beberapa jam, seorang bayi yang baru lahir lebih suka melihat wajah ibunya daripada wajah wanita lain.” (Apakah suami Anda melakukan hal yang sama hahaha—penulis blog)

“Dalam bukunya What Color Is Your Diet? David Heber, MD mengingatkan kita bahwa memperluas warna warni makanan akan meningkatkan nilai nutrisinya.” “Jika Anda harus memperluas atau berhati-hati dalam kebiasaaan makan Anda supaya janin membentuk tubuh yang sehat, anggaplah perubahan ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan fleksibilitas, sifat yang akan sangat bermanfaat dalam membesarkan anak Anda.”

“Mencari peluang untuk terhubung dengan aspek keberadaan diri Anda yang lebih dalam memungkinkan Anda menjadi lebih seimbang, tidak terlalu reaktif, lebih responsif, tidak mudah gelisah, lebih kreatif, dan menurunkan kecenderungan menjadikan semua aspek kehidupan sebagai kebiasaan.”

“Kecenderungan ibu-ibu modern mengidam buah-buahan, jus, biji-bijian, tepung, makanan manis, dan produk susu mungkin sebagai hasil proses seleksi yang meningkatkan kemungkinan dipilihnya makanan yang bergizi, aman, dan berkalori tinggi.”

“Kehamilan adalah saat transformasi dinamis dengan berbagai tantangan fisik dan emosional.” “Kecemasan Anda yang tak terucapkan biasanya merupakan penyebab munculnya emosi-emosi yang menekan.” “Emosi dibagi menjadi dua kelompok utama: nyaman dan tidak nyaman.” “Hal yang Anda amati sesaat setelah bayi lahir adalah bahwa beragam perasaan muncul dan beragam kebutuhan.”

Ada lima pertanyaan kunci yang kami sarankan untuk Anda ajukan saat gejolak emosional terjadi dalam pikiran/tubuh Anda: Apa yang sedang terjadi yang memicu emosi-emosiku? Emosi apa yang sedang bergejolak di dalam diriku? Apa kebutuhanku yang tidak terpenuhi? (Kita memiliki empat kebutuhan utama: kenyamanan materi, cinta dan keterkaitan, tujuan hidup, dan pencerahan spiritual). Apa yang kuperoleh karena tidak terpenuhinya kebutuhanku? Apa yang benar-benar kuinginkan?”

“Kami percaya bahwa kehamilan adalah proses yang alami yang, jika mungkin, campur tangan medis yang lebih sedikit lebih disukai daripada lebih banyak.” “Ukuran kehamilan yang sukses bukanlah sebanyak atau sesedikit apa campur tangan teknologi, tetapi yang menghasilkan ibu dan bayi yang sehat.”

“Melahirkan bayi mungkin merupakan sebuah pengalaman fisik dan emosional yang paling kuat dalam kehidupan seorang wanita.” “Sadari keindahan dan kekuatan dalam diri Anda. Kehamilan dan persalinan adalah waktu untuk perubahan di dalam diri.”

Yup, betul sekali pak Chopra. Thanks yaa...


Latihan Perut Pasca Melahirkan

>> 14 November 2009

Diterjemahkan dari: Associated Content


Salah satu masalah umum yang dihadapi oleh wanita setelah melahirkan adalah beban ekstra  yang ada di perut. Berikut ini beberapa latihan yang dapat Anda lakukan di rumah untuk mengencangkan perut. Sangatlah penting untuk mendapatkan bentuk perut Anda ini karena Anda membutuhkan otot punggung yang lebih kuat saat merawat bayi Anda. Meskipun demikian, sebelum melakukan latihan ini, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda mengenai apa saja yang dibolehkan untuk dilakukan. Hal ini terutama diperlukan jika anda memiliki jahitan atau jika Anda mengalami operasi caesar. Karena tepat setelah lahir, tubuh Anda membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.

Sedikit latihan yang hebat dan dapat Anda lakukan di mana saja selama anda sedang duduk adalah  mengencangkan perut dan menarik otot-otot perut bagian bawah Anda sebanyak mungkin yang Anda bisa. Hal ini membantu otot-otot agar bekerja. Lisa Druxman yang merupakan pelatih kebugaran dan penulis buku "Lean Mommy" mengatakan, "Bayangkan Anda memakai korset dan Anda menarik tali-talinya dengan ketat". Anda dapat melakukannya saat Anda sedang duduk di meja, komputer, menonton televisi, dll. Hal ini sederhana namun sangat efektif. Ketika Anda melakukan hal itu, fokuskan pikiran untuk memberi tekanan pada otot-otot perut. Tahan selama 20 detik dan lalu lepaskan. Anda dapat bernafas normal dan tidak menahan napas. Kadang-kadang Anda akan melakukan ini secara tidak sadar. Jadi, sadarilah pernapasan Anda. Jumlah repetisi (ulangan) yang Anda lakukan adalah terserah Anda. Mulailah perlahan-lahan jika Anda baru saja melakukannya. 

Latihan hebat lainnya yang dapat Anda lakukan untuk mengencangkan perut setelah melahirkan adalah dengan meletakkan bayi Anda secara langsung pada perut Anda. Anda dapat melakukannya saat berbaring di tempat tidur. Sepupu saya menceritakan hal ini kepada saya dan saya pikir itu adalah ide bagus untuk ibu-ibu yang lain. Ia mendapatkan nasihat ini dari keluarga serta teman-teman, dan itu benar-benar bekerja untuk otot-otot perut Anda!  

Apa yang Anda lakukan pertama adalah meletakkan bayi Anda di atas perut Anda. Anda dapat melakukannya saat Anda berbaring di tempat tidur. Kemudian kencangkan perut dalam rangka untuk menahan/memegang sang bayi. Anda dapat melakukannya selama beberapa menit dan latihan ini bekerja dengan baik sekali.

Sebelum saya menutup tulisan ini, adalah penting untuk menyebutkan bahwa jika Anda masih memiliki diastasis, maka anda harus mempertimbangkan untuk mengenakan belat/splint ketika tekanan apapun diberikan pada otot-otot perut Anda. Diastasis adalah terpisahnya otot rektus abdominus. Belat akan membantu untuk tetap menyatu.***

NB: Bulan Desember ini ada promo "Tone Tummy Firming Gel" (Gel yang efektif mengencangkan, menyamakan, dan meningkatkan kelenturan di daerah perut) yang aslinya berharga 169.000 menjadi hanya Rp. 79.000,00. Informasi lebih jauh tentang produk ini dapat menghubungi saya di 085868666570

Bookmark and Share

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP